Flashback [Propose]

729__450x450_leenayoung-baeyongjoon

Ini cerita flashbacknya, dan diatas aku ambil gambaran buat appa sama ummanya Seohyun sekarang^^ (Lee nayoung sama Bae Young Joon) dan kalau cat buat di Flashback ini karena menceritakan Seo Inha sama Kim Hyemi waktu mash muda jadi aku pake Castnya KIM Hyun joong sama Victoria FX

entah cocok atau gak?kkk tapi aku liatnya dari cast yang bae young joon sama Lee nayoung

20101001_victoria_bangbangkimhyunjoong-201010

 

Flashback

Seorang gadis kini tengah menangis tersedu-sedu seraya menatap darinya sendiri didepan cermin.

Kini kejadian satu bulan lalu saat dia diseret oleh seorang pria lalu pria tersebut menjamahi tubuhnya mulai teringat lagi di ingatanya. Ya dia di perkosa oleh seseorang saat itu.

Dia menangis dan menjerit saat dia tahu bahwa pria itu ternyata adalah kakak tirinya, dia menangis hatinya begitu sakit bukan karena hanya pemerkosaan yang dia alami tapi karena orang yang melakukannya adalah kakanya meskipun sebatas kakak tiri, kakak yang tidak pernah mau melihatnya dan selalu menganggap dia dan ibunya pengganggu, sekarang menidurinya. Bukan main sakitnya benar-benar terasa sakit.

Dia menatap wajah cantiknya yang dia pikir sekarang sudah tak berarti lagi, kemudian tangannya digerakkan kearah perutnya “Bagaimana ini? Bagaimana kalau mereka tahu kalau aku hamil?”

Gadis yang adalah Hyemi ketika masih muda itu mengambil sebuah pisau yang ada disana kemudian mengarahkannya pada urat nadi dipergelangan tangannya. Dan tak lama setelah itu cairan berwarna merah pun mulai keluar dan hyemi pun kehilangan kesadarannya.

Propose

Setelah 2 hari tak sadarkan diri akhirnya Hyemi pun mulai tersadar, kini dia tengah menatap sendu kedua orang tuanya yang tengah menangis.

“Hyemi-ya kau sudah sadar rupanya? Bagaimana keadanmu nak?” tanya Tuan Seo Minwoo atau ayah tiri dari Hyemi. Hyemi hanya tersenyum menanggapi pertanyaan dari appa tirinya tersebut.

“Aku baik-baik saja!” ujar Hyemi tersenyum kecil.

Klek!!

“Annyeong, apa aku mengganggu?’ seorang pria memakai kemeja putih dan membawa sebuket bunga memasuki ruang inap hyemi. Dia tersenyum cerah kearah Hyemi dan kedua orang tuanya.

Namun berbeda dengan Hyemi yang kini tengah membulatkan matanya, badannya juga bergetar hebat. Kini sekelebat bayangan saat kejadian laknat itu terbayang lagi di memory nya. Memang setiap kali Hyemi melihat wajah kakak tirinya itu, badannya akan gemetar hebat. Namun beda kali ini karena mengingat kehamilannya, rasa takutnya semakin besar disbanding sebelumnya.

Kedua orang tua hyemi dan pria yang tak lain adalah kakak tiri Hyemi Seo Inha terlihat panik saat Hyemi tiba-tiba menjerit dengan histerisnya.

“Hyemi-ya kau kenapa?” tanya Umma Hyemi panik

“Inha-ya cepat panggil dokter” perintah appa Hyemi dan Inha dan dengan segera Inha pun berlari untuk memanggil dokter.

Propose

Plak~~~

Sebuah tamparan keras kini  melayang dari tangan Tuan Seo, dan tamparan itu ditujukan pada putranya Seo Inha.

Tuan Seo kini mencengkram kuat kerah baju anak lelaki satu-satunya itu “Yak! Dasar kau binatang, apa kau sadar apa yang kau lakukan? Dia itu adikmu?” tubuh Inha kini dihempaskan kuat sehingga badan Inha membentur meja.

“Yeobo sudahlah” ucap istrinya mencoba menenangkan

Inha memegang ujung bibirnya yang agak berdarah itu dan  mengelapnya. ‘Yeobo anak kurang ajar seperti dia pantas untuk di hajar, aku benar-benar malu mempunyai anak seperti dia” Badan tuan Seo kini merosot dan teduduk dilantai ruang tengah rumahnya itu. dia menangis, tepatnya menangisi perilaku anaknya.

“Bagaimana bisa dia melakukan hal itu pada adiknya sendiri?”

Istri tuan Seo yang adalah ibu tiri Inha sekaligus ibu kandung Hyemi kini mulai memeluk suaminya itu.

Ayah Inha dan ibunya hyemi menikah sekitar setahun yang lalu, tepatnya setahun setelah umma kandung Inha meninggal.

Karena masih belum bisa menerima keputusan appanya, Inha pun tak menerima kehadiran Hyemi dan ibunya di rumahnya. Inha selalu berpikir bahwa dengan melakukan hal itu berarti appanya sudah melupakan ummanya.

Dirumah Inha selalu tak memperdulikan Hyemi dan ibunya, bahkan dia selalu bersikap ccuek dan kadang berkata kasar pada Hyemi.

Namun tak pernah sedikitpun Hyemi membenci kakak tirinya itu yang berjarak 2 tahun darinya itu.Inha yang semula adalah anak yang baik bahkan rajin kuliah kini mulai tidak masuk kuliah bahkan dia meminum minuman keras yang hal tersebut dilarang tentunya untuk anak dibawah 20 tahun.

Propose

Ibu tiri Inha saat ini tengah mengobati luka Inha akibat pukulan appanya tadi, tak bisa Inha ungkiri ada sedikit pancaran kesakitan, kemarahan dan kesedihan di mata ibu tirinya itu.

Inha memegangi pergelangan tangan ibu tirinya itu dan menatapnya dalam “Ahjuma, kalau anda tak mampu melihat wajahku maka jangan obati aku, biarkan aku obati lukaku sendiri”

Ibu tiri Inha menatap Inha dan dia pun tersenyum tipis “Bagaimana seorang ibu bisa terdiam saat melihat anaknya terluka seperti ini” ujar Ny. Kim

Saat mendengar perkataan ibu tirinya itu hati Inha terasa menceplos, perlahan air mata mulai mentes dari matanya. Inha menundukkan kepalanya, dia merutuki dirinya sendiri yang seperti binatanga karena memperkosa adik tirinya sendiri.

“Mianhae ahjuma…” ucap inha dalam tangisnya.

Diusapnya kini rambut inha “Uljimayo, kau jangan menangis seperti ini, mungkin ini sudah takdir”

Inha menggelengkan kepalanya “aniya ahjuma aniya, aku pantas dihukum aku pantas dipenjara!”

Kini dipegangnya erat tangan ibu tirinya itu “Ahjuma mianhae, aku mohon kau hukumlah aku”

“Sudahlah Inha-ya, kau melakukan itu karena mabuk bukan? Ini bukan sepenuhnya salahmu, ini salahku juga karena menikahi appamu, meskipun kau tak menyetujuinya, harusnya kami mendengarkan mu dan tidak mengambil keputusan sepihak”

Perkataan ibu tirinya itu semakin menambah rasa bersalah di didiri Inha karena orang yang dia benci selama ini ternyata adalah malaikat yang mampu memaafkan perilaku jahatnya.

“Ahjuma katakana apa yang harus aku lakukan untuk menebus kesalahanku?”

“Ahjuma mohon menikahlah dengan Hyemi!”

Mata Inha membulat mendengar permintaan umma tirinya itu.

“Lalu ahjuma dan appa?”

“Kami akan bercerai, supaya kalian bisa menikah”

Inha lantas merengkuh ibu tirinya itu kedalam pelukannya, lalu dia pun menangis sejadinya. Di hatinya kini terbersit sebuah penyesalan yang mendalam. Penyesalan yang datang dari rasa dendam dan rasa kebencian yang seharusnya tak pernah dia turuti.

Propose

Langit saat indah bahkan terlihat begitu cerah saat ini, Ingin rasanya Hyemi keluar ruangannya karena sejujurnya dia sangat bosan didalam sana. Hyemi terus menatap jendela rumah sakit yang menghadap kearah taman rumah sakit. Dia bisa melihat ada beberapa anak kecil yang sedang bermain disana, dan juga dia bisa melihat beberapa psien dan bebrapa perawat disana.

Inha yang baru datang tersenyum saat melihat Hyemi yang tengah menatap kearah jendela.

“Apa kau mau kesana Hyemi-ya?” tanya Inha namun Hyemi hanya diam tak mau menjawab dan hanya berpura-pura tak menghiraukan Inha. Dia sejujurnya saat ini tengah ketakutan, takut pada Inha.

Inha yang tahu Hyemi takkan menghiraukannya, hanya mencoba bersabar karena ini adalah kesalahannya sendiri dan dia sendiri yang harus menyelesaikannya.

Cukup lama Hyemi terdiam dan Inha pun juga terdiam duduk sambil membaca buku, Inha saat ini mencoba menjadi dirinya yang dulu lagi dan mencoba melanjutkan kuliahnya lagi.

“Aku ingin keluar” ucap Hyemi tiba-tiba

Inha kemudian beranjak dari duduknya dan membantu Hyemi untuk naik kurdi roda, dan mengajaknya keluar.

Saat sedang berjalan-jalan di sekitar rumah sakit, mereka melewati ruang bayi dan Hyemi meminta Inha menghentikan kursi rodanya.

Hyemi kini memegangi perutnya dan entah kenapa dia tersenyum mengetahui bahwa di dalam perutnya kini adasebuah janin yang akan tumbuh dan lahir menjadi malaikat kecilnya, walaupun  janin itu dihasilkan dari kelakuan tak terpuji kakaknya tetap saja dia senang. Inha yang menyadari isi pikiran Hyemi sekarang pun ikut tersenyum.

“Apa kita akan melanjutkan jalan-jalan kita?” tanya Inha dan Hyemi pun berdehem.

“umma dan appa sedang mengurus perceraian mereka” ucap Inha saat mereka sudah sampai di kamar Hyemi lagi.

Hyemi hanya terdiam lalu membaringkan tubuhnya “Bukankah itu yang kau inginkan?” ucap Hyemi datar.

Inha menyeringai dan memang benar ini yang selama ini dia inginkan “Hemh, memang ini yang selama ini aku inginkan!”

“Jadi kau puas setelah merusak pernikahan umma dan appa?”

Inha kembali menyeringai, namun sebenaranya dia sedih akan hal ini, dia menyesali semuanya. Memenag kata penyesalan itu selalu datang di akhir, itulah pelajaran yang dia dapat.

“Kita akan menikah dan tinggal diluar negri sampai kau melahirkan”

“Aku bisa mengurus anakku sendiri!”

“Ini sudah keputusan appa dan umma, harusnya kau menghargai mereka yang bercerai hanya demi kita”

Hyemi segera bangkit dari tidurnya dan menatap Inha tajam ”Kenapa kau tak mencoba menghargai keputusan saat mereka mengatakan akan menikah? kenapa?…. dan berhentilah besikap egois seperti ini… sampai kapanpun aku takkan pernah mau menikah dengan orang seperti mu, bahkan kalau aku harus membesarkan anak ini sendiri dan harus mendapat caci maki orang, aku takkan mau menikah denganmu”

“Kenapa kau dengan mudah berkata seperti itu? kau baru 17 bagaimana sekolahmu? Kalau kita menikah dan pergi keluar negri takkan ada yang akan menjelekanmu dan kau bisa meneruskan hidupmu lagi”

Hyemi terdam, dia mulai membaringkan tubuhnya lagi “KA!” teriak Hyemi mengusir Inha.

Propose

Hari demi hari mereka lewati dan Hyemi pun sudah dibolehkan pulang. Proses perceraian umma dan appanya kini telah diproses. Hyemi juga sudah mulai bersekolah seperti biasanya. Dan Hyemi pun pulang tapi bukan ke rumah Inha melainkan kerumahnya yang dulu, dia pulang kerumah dimana dulu ummanya dan dia tinggal sebelum ummanya menikah dnegan appanya Inha.

Setiap hari Inha selalu mengantarkan Hyemi pergi sekolah dan juga menjemputnya ketika pulang. Tak ada satupun orang yang tahu tentang kehamilan Hyemi, karena memang tuan seo merupakan andil dari semua ini, tuan seo memberitahukan pada sekolah agar merahasiakan semua ini terutama kehamilan Hyemi.

Sudah tepat 3 bulan dan pakaian Hyemi mulai tidak cukup, dia juga sering muntah muntah dan nafsu makannya menurun. Inha memang selalu ada disaat Hyemi butuh tapi Hyemi tetap tak mau menghiraukannya, untuk Hyemi rasa sakit yang dia rasakan cukup membuatnya untuk tetap membenci Inha.

“Hyemi-ya appa mohon menikahlah dengan Inha” tuan Seo kini tengah memegang tangan Hyemi dan menatap mantan anak tirinya itu dengan sendu.

‘Mianha eappa tapi aku tak bisa” ujar Hymei

“Hyemi-ya aku mohon! Anggaplah ini permohonan appa pada anaknya, walaupun kau sudah bukan anakku lagi tapi kau tetap anakku. Anakku yang aku sayang.

Hyemi tersentuh dengan kata-kata tuan Seo dan memang selama ini Hyemi menyayangi tuan Seo seperti menyayangi appanya sendiri. Sekarang Hyemi bingung harus melakukan apa, apa dia harus menerima permintaan tuan Seo untuk menikah dengan Inha? Atau malah menolaknya.

Propose

Pagi itu Hyemi mengalami muntah muntah hebat dan dia juga pingsan, Inha yang baru saja datang untuk menjemput Hyemi malah hars dikagetkan karena pingsannya Hyemi.

“Sudah aku bilang kau harus meminum vitaminnya” Omel Inha pada Hyemi. Namun Hyemi hanya diam, dia malas menanggapi ocehan Inha.

Saat ini Hyemi hanya ingin beristirahat, karena dia benar-benar lalah dengan semua ini. Dia lelah setiap hari harus melihat Inha karena sejujurnya dia masih merasakan takut pada Inha, dia juga takut perutnya semakin membesar dan orang-orang mengetahui tentang kehamilannya.

Entah kenapa setiap kali melihat Hyemi yang harus menderita karenanya membuat dada Inha terasa sesak, bahkan dia selalu berusaha membuat Hyemi tersenyum dan senang tapi selalu tak bisa.

Inha merasa Hyemi yang dulu dia kenal sekarang sudah menghilang, Hyemi yang dulu selalu tersnyum, Hyemi yang dulu selalu ceria, Hyemi yang selalu memanggilnya Oppa dan selalu mendapat bentakkan dari Inha. Sekarang Inha merasa merindukan Hyemi yang dulu, Hyemi yang memanggilnya Oppa dengan tersenyum. Sekali lagi dia merasakan penyesalan, penyesalan kenapa dulu dia tak pernah bersikap baik pada Hyemi.

Setelah  menyadari bahwa dia takkan bisa menanggung beban ini sendiri, akhirnya Hyemi pun menyetujui untuk menikah dengan Inha dan pergi keluar negeri. Tapi dengan satu syarat bahwa setelah dia lulus kuliah mereka akan bercerai. Dan hak asuh anak harus jatuh padanya.

Semula Inha tak menyetujui semuanya karena ini terdengar konyol bagaimana bisa mereka menikah lalu bercerai.

Flashback end

Iklan

37 thoughts on “Flashback [Propose]

  1. Ping-balik: Propose [ Chapter 6] | Maknae Couple Love Story

  2. Wuaaaaaah
    gak nyangka ceritanya kayak gini
    asli nyesek author beneran deh
    brrti ayahnya seo kejam 😀
    waktu muda ayahnya seomma cakep badai katrina gk salah seomma cantik tp waktu tua yaaa gitu deh hahahahaha

  3. oh, jadi begini ceritanya..nyesek juga ya? Tuan seo ternyata jahat juga, tapi di cerita ini udh keliatan kok sikapnya yg berubah jadi sayang ke hyemi. Hiks..tega bener dah..
    Apa mereka bisa bersatu lagi?
    Eh..kalo ortunya seo nikah muda..ortu kyu juga gitu dong??

  4. Jadi gitu yah kisah hidup ortunya seohyun.kasian yah ibunya seo pantes z sikapnya sekarang kaya gini.tapi gimana yah klw seandainya klw seo tau kisah hidup kedua orangtuanya kasihan uri seohyunie

  5. ohh jadi gini dibalik cerita pantes aja eommanya seo keliatan benci bgt ama appanya seo, sekarang udah plong(?) deh udah tau semuanya tinggal nunggu kelanjutannya aja dan ngikutin alur ceritanya lagi 😀

  6. Annyeong..
    Ga nyangka kisah masa lalu ortu Seohyun cukup kelam. Tp kira2 mereka punya feeling satu sama lain ga sih ato cuma keterpaksaan aja?

  7. Uwaaaa..ibunya seonnie kasian banget :'(..kok ayahnya seonnie gitu si?nappeun:'(..
    pantes ibunya seonnie jadi tegas ya sekarang ..emang bener tidak akan ada asap kalau gak ada api..nice flaskback thor 🙂

  8. omona trnyata mengharukan bgt cerita inha sma hyemi ini,, ga nyangka trnyata awalnya gini.. Seru jga kayanya kalo bikin side story tntang mereka br2..hehe

  9. ohh… jadi begtu cerita nya!!
    Gak nyangka appa seo sipat nya sma Kaya Kyuppa… #Ooppz Mian
    Aje gile… dari muda ampe tua appa seo Gantenggg Badaiii pantas lah seo nya juga cntik^^
    Daebakkkkkk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s