Love’s way part 4

Title                 :  Love’s way [Part 4]

Author             : park hana

Cast                 : park jiyeon, lee jieun , Jo Youngmin, Jo Kwangmin, Kim Myungsoo/L, kang minhyuk

Jung soojung (Cameo)

Genre  : romance, friendship

Length :series

Rating : G

Jiyeon POV

Hari ini aku janji bertemu dengan L, sebenarnya aku malas mengajaknya tapi  aku harus meminta bantuan siapa lagi kalau bukan si pria es yang satu ini. Sebenarnya aku ingin membeli kado untuk youngmin dan kwangmin karena sebentar lagi ulang tahun mereka, jadi aku meminta bantuan L menemaniku secara kan dia laki-laki jadi bisa sedikitnya memberi tahu apa yang disukai laki-laki. Oh ya kenapa aku tidak mengajak minhyuk sanbae adalah karena dia bilang dia ada acara dengan band nya, Yah walaupun dandanannya agak aneh tapi kalau sudah perform, dia akan bermetamorfosis jadi pria tampan nan rupawan. Dan kalau bersama jieun aku yakin pilihannya takan benar, karena dia pasti akan menyarankan membeli buku dan seleranya itu agak aneh.

“L kalau menurutmu aku harus membeli apa yah?” kataku sambil melihat lihat pertokoan yang ada disini.

“terserah kau saja, aku kan Cuma menemanimu” jawabnya dingin seperti biasa dan dikepalaku tiba-tiba muncul pertanyaan apakah ada gadis yang menyukainya dan bila iya, Sungguh kasihan gadis itu.

Aku berkeliling memasuki satu toko dan toko lain tapi L tetap saja tak memberikan sarannya aku harus membeli  apa, aku seperti pergi sendirian. Tapi kenapa ya aku seperti merasa dari tadi ada yang memperhatikan ku dan L bahkan aku terus saja melihat kesekelilingku tapi mungkin hanya perasaanku saja.

Dan akhirnya setelah berjalan kesana kemari dan memasuki banyak toko aku memutuskan membeli  sebuah tas untuk kwangmin dan sepasang sepatu untuk youngmin. Aku harap mereka menyukainya. Sebenarnya aku ingin memberi kwangmin sesuatu yang berbau Pikachu tapi pasti dia akan marah padaku.hhe

“L ayo kita makan aku akan mentraktirmu karena telah menemaniku”ajaku sambil menarik tangannya tapi kemudian L menghempaskan tanganku, aku hanya memandangnya ”wae? Bukankah kita sedang kencan?” godaku

Dia hanya menatapku dan tersenyum paksa “aku tak merasa kita sedang kencan” jawab L ketus dan itu membuat aku ingin tertawa “aku tebak kau pasti belum pernah berkencankan?” ledekku dan dia memutar kedua bola matanya  “bukan urusanmu” jawabnya sambil berjalan dan ini semakin membuatku berniat terus menjailinya “ayolah mengaku saja” kataku yang kini sedang bergelayut manja di tangannya, tapi dia menarik tangannya dan melotot kearahku “sudah ku bilang jangan menyentuhku” protesnya dan memasukan lengannya kesaku jaketnya lagi.

Jiyeon POV end

Sepanjang jalan jiyeon terus menggoda L dan mereka tersenyum bersama. Jieun yang melihat myungsoo tersenyum seperti itu merasa ada sesuatu yang aneh dengannya karena rasa sesak yang kemarin datang lagi. Sedangkan youngmin sudah terlihat memerah mukanya dan matanya kini mulai terlihat sedih.

“youngmin-ah gwaenchana?” Tanya jieun  “ne” hanya itu yang keluar dari mulut youngmin.

Dan sekarang mereka melihat jiyeon dan myungsoo masuk kedalam sebuah toko aksesoris. Mereka pun mendekati jiyeon dan myungsoo agar terlihat apa yang ingin mereka beli. Myungsoo melihat  sebuah gantungan handphone yang sangat cantik yang seperti kristal berbentuk hati berwarna pink. Dia mengambil gantungan itu dan tersenyum “ apa dia akan suka ini? “ batinnya

“tidak semua wanita suka pink “  kata jiyeon sambil memandang gantungan handphone yang ada ditangan myungsoo “ apa kau yakin dia menyukai warna pink?lebih baik pilih warna putih kalau kau tak tahu dia suka warna apa” myungsoo langsung menyimpan lagi gantungan itu dan pergi

“hei L-ah kau tak jadi membelinya?” Tanya jiyeon tapi myungsoo hanya diam sedangkan jiyeon kini mendengus kesal.

Sementara itu youngmin dan jieun terus saja mengikuti mereka tapi tiba-tiba Jieun berhenti berjalan “kita akhiri saja, aku ingin pulang” kata jieun sambil menunduk. Youngmin kaget dan tidak terima dengan apa yang jieun katakan “ yak! Lee jieun mereka belum pulang ayo cepat nanti mereka menghilang” youngmin menarik tangan jieun tapi jieun tetap diam. “kau kenapa Lee Jieun?” youngmin tampak frustasi dengan sikap jieun

“AKU CAPE YOUNGMIN-AH!! aku ingin pulang” teriak jieun dan kini youngmin bisa melihat mata jieun berair ‘ jieun-ah kau menangis? wae?” youngmin tampak khawatir dengan jieun kemudian youngmin memegang bahu jieun “ jieun-ah aku tahu kita melakukan hal bodoh tapi bisa kah kau menolongku sekali ini saja jiyeon temanmu jugakan, jadi….” ketika  youngmin hendak meneruskan kata katanya tiba-tiba “hei sedang apa kalian disini?” Youngmin dan jieun kaget melihat yang sekarang ada dihadapan mereka “ kwangmin-ah annyeong” sapa mereka.

Kwangmin tersenyum melihat ekspresi jieun dan youngmin yang sangat kaget karena kedatangannya “jadi kalian membuntuti mereka, kekanakan sekali kalian” ucap kwangmin sambil menatap jieun dan youngmin. “ini semua bukan seperti yang kau bayangkan” bela  Jieun .

“kenapa kau bisa disini?” Tanya youngmin pada kwangmin “ aku khawatir karena melihatmu pergi dan membawa barang-barang yang tidak normal” kata kwangmin datar. “aigoo ternyata kau memang kembaranku” youngmin kini bertepuk tangan dan tersenyum kecut kearah kwangmin.

“kwangmin-ah,youngmin-ah, jieun-ah sedang apa kalian?” mendengar seseorang memanggil nama mereka membuat ketiga oang itu menoleh kearahnya.

“jiyeon” ucap mereka serempak

**************

Kini jieun, youngmin, kwangmin , jiyeon dan myungsoo  sedang berada dalam satu  bangku direstoran

“jieun-ah kenapa kau tak memakan makananmu?” jiyeon tersenyum kearah temannya itu tapi tampaknya jieun tak seperti biasanya. Jiyeon  khwatir dengan sikap jieun dan diapun menatap youngmin dan kwangmin seakan meminta penjelasan apa yang terjadi pada jieun.

Kwangmin dan youngmin yang mengerti dengan tatapan jiyeon langsung menghentikan kegiatan makan mereka, dan sekarang youngmin menatap kwangmin seakan bertanya apa yang harus aku jawab.

“ jiyeon-ah aku ingin pulang duluan tak apa-apa kan?” Tanya jieun pada jiyeon.  Jiyeon hanya mengangguk dan menatap kwangmin seakan memberi isyarat antarkan dia, kwangmin yang mengerti langsung berdiri “ayo aku antar” jieun tidak ingin merepotkan kwangmin jadi dia menolaknya “ah tidak usah kwangmin-ah aku bisa pulang sendiri”

“ayo aku antar pulang” tiba-tiba myungsoo berdiri dan menatap jieun dan membuat Jiyeon, kwangmin dan yongmin menatap kearah myungsoo juga.

“tidak usah sanbae, bukannya kau datang dengan jiyeon jadi lebih baik antarkan dia” sebenarnya Jieun senang mendengar myungsoo mau mengantarkannya tapi dia benar-benar tak enak pada jiyeon.

“sudahlah Jieun-ah aku bisa pulang dengan dua bocah ini” kata jiyeon sambil melirik youngmin dan kwangmin “ hei Park Jiyeon siapa yang kau panggil bocah” protes youngmin dan kwangmin bersamaan dan berhasil membuat Jieun tersenyum.

“kalau begitu aku pergi dulu annyeong” pamit Jieun.

*****************

“sampai sini saja rumah ku sudah dekat dan terima kasih sudah mau mengantarku”

“dimana rumahmu biar aku antar sampai rumahmu” Jieun kaget dengan apa yang barusan dia dengar , bahwa seorang myungsoo mau mengantarkannya sampai rumah.

“kenapa kau diam saja?ayo cepat” Jieun hanya tersenyum, dia masih tak percaya kalau yang dipinggirnya ini myungsoo, ya myungsoo yang selalu bersikap dingin padanya.

“sanbae gomawo” kata Jieun “ untuk apa?” jawab myungsoo “karena kau memakai pemberianku” Jieun tampak tersenyum sedangkan myungsoo bingung akan menjawab apa. “kau mau mendengarkan music?” Tanya myungsoo kaku sambil menawarkan headset yang satunya dan jieun hanya tersenyum lalu memakainya. Sepanjang jalan mereka hanya diam larut dalam pikiran mereka masing-masing .

“kita sudah sampai, ini rumahku” kata jieun sambil menunjuk rumah yang ada didepannya “apa sanbae mau mampir dulu? Umma pasti senang bertemu denganmu lagi” myungsoo hanya menyipitkan matanya mendengar Jieun mengatakan kata ‘lagi’, myungsoo berpikir apakah dulu mereka pernah saling mengenal.

“tidak usah ini sudah mau malam, aku mau pulang” myungsoo berbalik dan segera pergi “sanbae gomawo” teriak Jieun  riang.

*************

Pagi harinya Jieun bangun dengan hati yang sangat bahagia dan dia seperti biasa menunggu myungsoo didepan gerbang “annyeong sanbae” sapa Jieun ramah tapi seperti biasa myungsoo bersikap dingin padanya.

Jiyeon pagi ini terlihat  sangat tidak baik dia terus menatap youngmin sambil meremas pensil yang dia genggam “kau kenapa Jiyeon-ah?” Tanya jieun tapi bukannya menjawab Jiyeon malah menatap Jieun tajam seakan berkata jangan ganggu aku, Jieun yang mengerti langsung duduk dibangkunya dan membuka bukunya. “dasar youngmin menyebalkan” gumannya

Saat istirahatpun tiba seperti biasa minhyuk datang tanpa diundang dan mengajak mereka kekantin, dikantin mereka melihat kwangmin dan youngmin yang sedang makan langsung saja minhyuk  mengajak jiyeon dan jieun duduk bersama si kembar.

Suasana terasa aneh karena youngmin dan Jiyeon saling menatap dengan tajam “ada apa ini?bukanya kalian sudah baikan” minhyuk yang tidak mengerti kenapa dua makhluk itu seperti itu lagi hanya memandang penuh Tanya kearah Jieun dan kwangmin.

“aku kenyang” kata youngmin lalu berdiri “ tapi makananmu belum habis youngmin-ah” kata minhyuk  “nafsu makanku hilang” jiyeon langsung menggebrak meja dan membuat semua orang kaget karena perbuatanya “YAK! JO YOUNGMIN KENAPA KAU? MENYEBALKAN SEKALI AKU MUAK MELIHAT SIPAT KEKANAK-KANAKANMU INI” teriak jiyeon, youngmin yang  tak terima dengan perkataan Jiyeon langsung ikut menggebrak meja dan membuat orang-orang dibuat kaget untuk kedua kalinya. “ YAK! PARK JIYEON KENAPA KAU BILANG AKU KEKANAKAN? TARIK UCAPANMU” teriak youngmin . Semua orang dikantin mulai memandangi mereka dan dengan segera Jieun dan minhyuk mengajak Jiyeon pergi begitu juga dengan kwangmin yang menenangkan Youngmin.

“argggggg aku muak dengan manusia bernama Jo youngmin” teriak Jiyeon frustasi didalam kelas. “memangnya kalian kenapa lagi?” Tanya Jieun, kemudian Jiyeon pun menceritakan kalau kemarin mereka bertengkar. Dan alasan mereka bertengkar adalah L atau myungsoo. Sontak saja minhyuk tertawa keras sedangkan Jiyeon kini menggetok kepala Minhyuk “aw sakit” ringis minhyuk sambil memegang kepalanya.

“hei Jiyeon dia itu cemburu” kata minhyuk masih sambil memegang kepalanya yang sakit “mwo cemburu?” teriak Jiyeon dan Jieun bersamaan “kenapa kau berteriak juga Jieun-ah?” Tanya minhyuk dan kini Jieun hanya tersenyum malu “mian aku kaget” jawab Jieun polos  “aku permisi dulu” kata Jiyeon terburu-buru dan langsung meninggalkan jieun dan minhyuk.

“Jieun-ah kau jadikan nanti berduet denganku besok sore di pertunjukan bandku” Tanya minhyuk tiba-tiba , terlihat Jieun sedang berpikir  mau apa tidak tapi minhyuk sekarang memagang tangan Jieun dan menunjukan Puppy eyesnya dan membuat jieun tak bisa menolaknya “ baiklah minhyuk oppa” jawaban Jieun sontak membuat minhyuk bahagia dan langsung memeluknya “ Gomawo Jieun-ah kau baik sekali” teriak minhyuk girang .

**************

“Jieun-ah kau yakin akan berduet dengan minhyuk sanbae?” Tanya Jiyeon yang kini sedang menemani jieun membeli baju untuk pertunjukannya besok sore dengan minhyuk. “ne tentu saja dan kau harus menontonnya jiyeon-ah” jiyeon hanya mengangguk sambil tersenyum kearah sahabatnya itu. “oh ya ajak juga Youngmin dan Kwangmin” tambah Jieun “baiklah tentu saja dua bocah itu akan aku ajak” jawab Jiyeon.

Saat melewati toko aksesoris mereka melihat myungsoo baru keluar dari sana “eh apa yang dilakukan myungsoo sanbae disana?” guman Jieun

“dasar namja payah kemarin pura-pura tak mau beli tapi sekarang tampaknya dia membelinya” jieun tampak bingung dengan apa yang dikatakan jiyeon “anu Jiyeon-ah dari mana kau mengenal myungsoo sanbae?” Tanya Jieun pelan “dia itu L yang sering ku ceritakan padamu” kata Jiyeon dan sekarang dia mulai menatap Jieun curiga “tadi kau memanggil  dia myungsoo sanbae?” Jieun mengangguk “ jadi dia hero mu itu Jieun-ah?” dan hanya dijawab anggukan oleh Jieun. “omona bagaimana aku bisa babo seperti ini ya?” kata Jiyeon “memang kenapa Jiyeon-ah? Kau menyukainya?” kini Jieun berharap Jiyeon mengatakan tidak tapi Jiyeon menatap Jieun dan tersenyum.

**************

“hei myungsoo” teriak seorang gadis yang membuat dia menoleh kearah gadis itu dan ternyata gadis itu adalah Jiyeon. Myungsoo hanya memandangnya malas dan melanjutkan jalannya “L-ah tunggu dulu kau ini menyebalkan sekali”  myungsoo masih terus tak menggubris Jiyeon  dan jiyeon terus berceloteh tapi kemudian Jiyeon menabrak myungsoo “hei kenapa kau berhenti mendadak?” protes Jiyeon tapi myungsoo malah menatapnya tajam “ pergi dari hadapanku sekarang”  jiyeon bisa melihat muka myungsoo yang tak sperti biasanya.

“kenapa sih orang itu?” gerutu Jiyeon lalu dia melihat minhyuk dan Jiyeon yang sedang berjalan berdua menghampirinya “annyeong Jiyeon-ah” sapa minhyuk dan Jieun berdua.

“annyeong Jieun-ah sanbae” sapa Jiyeon.

*************TBC****************

Sebenarnya saya bikin FF ini emang gak bikin Myungyeon couple, hhe jadi buat Myungyeon shiper Mianhae, nah FF yang hard but easy baru Myungyeon.hhe

Iklan

7 thoughts on “Love’s way part 4

  1. haaah akhirnya ak baca juga heheheh..
    Gg myungyeon jadilaah.. Heheh eh jiyeon jadinya ma youngmin kan?
    Ak sukaaa jiyeoon, jadi banyakin part jiyeonnya ya? #plak kan udh bnyak kekek..
    Ak bakalan cek wp ini per minggu heehehe..
    Ak baca yg main castnya jiyeon aja ya? Gg apa kan?
    Oiya, lanjutannya cepetan ne? Ne? Ne?

    • ne gak apa-apa.hhe
      gomawo yah dah mau baca, karena aku jarang promo WP.hhe
      oh ya tahu cara ngatur comment gak? jadi kalau ada comment di wp ini harus cek email dulu buat di approve.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s