[oneshoot] Present

Title : Present
Author : Park hana
Cast : Boyfriend member
Length : Oneshoot
Genre : G
Disclaimer : member boyfriend punya Tuhan dan Bestfriend tapi jalan ceritanya punya saya. ^^ dan jangan copy paste ff ini yah walaupun ff nya biasa aja tapi ini hasil saya memeras otak 😀

Sebenarnya saya bikin ini terinspirasi dari MV nya Kwill yang Present sama yang I need you, so sweet seh si abang hyungsoo ini kalau punya MV, jadi saya harap kalian juga suka. kalau gak suka boleh timpukin saya tapi pake duit.hhe
Dan berhati-hatilah karena saya bukan ditakdirkan jadi penulis jadi banyak typo dan tanda baca yang gak pas dan dosen saya mengakuinya jika saya menulis suka agak rancu TT__TT
dan terimakasih buat admin di page ini yang udah mau publishin ff saya *Bow bareng member boyfriend

Beginning ~~~~~~~~~~~
Hal yang paling indah dalam hidupku adalah ketika aku bertemu dengan mu dan aku mulai jatuh cinta padamu, sekarang aku sadar bahwa kau adalah hadiah terbesar dalam hidupku.
Donghyun
Salju yang turun tadi malam membuat udara diseoul jadi dingin dan jalanan kini dipenuhi oleh tumpukan putih yang sangat indah. Beberapa orang memutuskan untuk tetap tinggal dirumah karena diluar sangat dingin begitu pun dengan seorang namja bernama Kim donghyun yang memutuskan untuk duduk didalam rumahnya sambil meminum segelas coklat panas.
Donghyun meminum coklat panas sambil menatap keluar jendela rumahnya dan dia bisa melihat kini diluar butiran-butiran es putih menutupi halaman rumahnya. Dia terus menatap salju itu dan sesekali tersenyum, ketika melihat salju seakan mengingatkannya pada kenangan masa lalunya saat dia mendapatkan cinta dihari yang bersalju.
Flashback
Seorang yeoja kini tengah memperhatikan seorang namja tertidur lelap di bangkunya. Yeoja itu tersenyum melihat namja itu lalu dia meninggalkannya. Tidak lama handphone namja itu berbunyi, dan namja itupun membuka matanya lalu membaca pesannya.
“liat kepapan tulis itu jawaban dariku untuk pertanyaanmu yang kemarin” namja tadi melihat kearah papan tulis didepan dan seketika senyuman terpancar dari bibirnya, namja itu segera berdiri dari bangkunya dan berlari mencari yeoja tadi. Namja tersebut berlari mengitari sekolahnya untuk mencari yeoja tadi. namja itu terus berlari dan ketika dia sampai di halaman sekolah, dia melihat orang yang dia cari. yeoja berseragam yang sama dengan seragam yang dia kenakan sekarang, seragam paran Junior high school(ngarang bgt TT__TT). “Jihyun-ah” panggil namja itu, mendengar namanya dipanggil yeoja itu pun melihat kearah namja itu dan tersenyum, Namja itu pun berlari menghampirinya. Yeoja tersebut mengambil sesuatu dari tasnya dan itu adalah sebuah syal, kemudian memakaikan syal dileher namja itu “diudara sedingin ini kalau kau tak memakai syal kau bisa sakit” kata yeoja yang bernama jihyun itu sambil tersenyum. Namja itu menunduk dan menggaruk kepalanya yang tak gatal. Diam-diam Jihyun mengambil salju lalu melemparnya kearah namja itu dan tertawa “Jihyun-ah akan ku balas kau” kata namja itu sambil mengambil salju tapi yeoja yang bernama jihyun itu segera berlari menghindar agar tak kena salju yang akan namja itu lempar “ayo donghyun-ah kejar aku” teriak jihyun.
Flashback end
Donghyun tersenyum mengingat semua kenangannya itu tanpa dia sadar sekarang ada seseorang dihadapannya yang sedang memperhatikannya dengan jarak yang sangat dekat, donghyun perlahan membuka matanya dan kemudian dia tersenyum pada orang yang ada didepannya itu “apa yang sedang kau pikirkan?” Tanya orang itu , namun bukannya menjawab donghyun malah mendekatkan wajahnya “ini rahasia Jihyun-ah” bisik donghyun ditelinga orang yang bernama Jihyun itu.
******
Hyunseong
Seorang pria kini sedang berkutat dengan kegiatannya didapur kesayangannya, pria tersebut bernama Shim hyunseong seorang koki roti, tapi sekarang ini dia tidak sedang membuat roti. Hyunseong sedang membuat coklat yang akan dia jadikan sebagai tanda pernyataan cintanya kepada gadis pujaannya. Seorang gadis yang selalu memenuhi pikiranya setiap hari dengan senyumannya, tingkahnya, dan kebaikan hatinya. Bahkan dia tak segan-segan bersenandung dalam kegiaatannya itu.
Hyunseong dengan serius memasukan coklat-coklat tadi kedalam sebuah cetakan dan ketika dia hendak memasukan coklat kedalam cetakan berbentuk hati, dia tersenyum dan dia berpikir apakah ini dirinya? Karena dia pikir dia bukan tipe pria yang romantis selama ini. Kemudian dia menulis kata ‘I love u’ menggunakan coklat berwarna merah diatas coklat berbentuk hati tadi.
Setelah coklatnya mengeras dia kemudian menata coklat-coklat tadi kedalam sebuah kotak, dia tersenyum sendiri melihat coklat-coklatnya sampai-sampai dia tak peduli pada wajahnya yang dipenuhi dengan noda coklat. hyunseong menutup coklat tadi dan kotak tersebut diberi hiasa pita berwarna pink. Sungguh cinta membuat dirinya jadi konyol pikirnya.
Sekarang hyunseong sedang berada didepan sebuah pintu rumah gadis pujaannya itu, dia menghela napas dan bersiap mengetuk pintu tapi setelah dia mengangkat tangannya dia menariknya lagi. Dia benar-benar gugup saat ini. Hyunseong menarik napas sekali lagi dan dia memberanikan mengetuk pintu.
Tidak lama kemudian seseorang membuka pintu rumah yang hyunseong ketuk, jantung hyunseong bertambah cepat berdetak tatkala melihat gadis yang dia sukai sedang dihadapannya sekarang.
*******
Jeongmin
Sebuah lagu bisa menyampaikan isi hati sang penyanyi ataupun sang penulis lagu, oleh karena itu Lee Jeongmin memutuskan untuk membuat sebuah lagu yang akan dia persembahkan untuk gadis yang dia sukai. Jeongmin dengan serius menulis not demi not didalam kertas nadanya sambil sesekali menekan tuts pianonya.
setelah menyelesaikan lagunya itu, dia mulai memainkannya dengan piano. Dia tersenyum ketika menekan tuts yang terakhir dan dia segera mengambil teleponnya.
Jeongmin mulai menekan nomor telepon dan meletakannya diatas piano sambil menunggu teleponnya diangkat sementara dia bersiap duduk didepan pianonya. Ketika terdengar suara “yoboseo” jeongmin langsung memainkan jarinya diatas tuts pianonnya.
“Baby girl kamu adalah malaikatku karena aku jauh cinta pada kecantikanmu. Kamu yang menggenggam tanganku dan menuntunku keluar dari kegelapan bahkan ketika aku berjuang aku bisa tersenyum karenamu, bahkan ketika aku terjatuh aku dapat bangkit karenamu. Kamu satu-satunya dihidupku tidak akan pernah berubah karena cintaku padamu selamanya.”
Jeongmin sangat menghayati saat menyanyikannya karena lagu ini benar-benar mencerminkan perasaanya yang sebenarnya. Dia terus menunjukan senyumnya saat menyanyikan lagu itu. Tanpa dia peduli apa tanggapan yang akan dia terima nanti, yang dia tahu adalah dia menyukai gadis itu dan ingin memberikan sebuah hadiah yang takan bisa dilupakan gadis itu.
********
Kwangmin
“baiklah sampai jumpa besok jam 09.00 didepan taman hiburan yoonji-ah, annyeong” kata seorang namja bertubuh jangkung yang sedang mengobrol ditelepon. Dan sekarang namja itu sedang memandang layar handphonenya setelah dia selesai berbicara dengan seseorang ditelepon barusan, dan senyum bahagia kini tergambar diwajahnya.
Dia berteriak-teriak dan berlari-lari didalam kamarnya, meloncat-loncat diatas kasurnya. dia mengambil boneka teddy bear besar miliknya dan memeluknya lalu mengajak boneka itu dansa, bahkan berguling-guling sambil memeluk boneka tersebut.
Kini dia sedang berhadapan dengan boneka tadi “ bolehkah aku menciumu?” tanyanya pada boneka tersebut. Dia tersenyum lalu mendekatkan wajahnya pada boneka bear besar miliknya itu. Dia kini mulai memejamkan matanya dan memanyun kan mulutnya, tapi kemudian ‘clek’ ada yang membuka pintu kamarnya.
“hei Jo kwangmin apa yang sedang kau lakukan?” namja itupun langsung melirik kesumber suara didepan pintu tadi. “kau menggangguku saja yeongmin-ah” kata pria itu sambil menunjukan ekspresi kesal pada namja bernama youngmin yang mengganggu kegiatannya ketika akan mencium bearnya.
“pergi sana aku mau tidur, besok aku ada janji jadi aku tak mau terlambat” usir namja bernama kwangmin tadi pada youngmin. Youngmin hanya tersenyum melihat kelakukan saudara kembarnya itu.
“geurae, selamat berkencan saudaraku sayang” kata youngmin sambil menutup pintu kamar kwangmin, kwangmin yang mendengar itu mukanya langsung memerah. Tapi kini dia menarik kedua ujung bibirnya dan kini senyum tergambar dibibirnya “ saranghae yoonji-ah” gumannya pelan.
*********
Youngmin
Youngmin tersenyum melihat tingkah kembarannya barusan. Memang kini kembarannya sedang merasakan yang namanya jatuh cinta, perasaan yang sudah Youngmin rasakan bahkan dari umurnya 7 tahun.
Flashback
Seorang anak laki-laki kini sedang memandang langit yang sangat cerah, dia terus saja menghela napasnya namun tiba-tiba ada seorang anak laki-laki yang menghampirinya “Youngmin-ah kau kenapa?” Tanya anak laki-laki itu, youngmin tak menjawab dia hanya menghela napasnya dan memandangi langit lagi “kau sedih Gain noona akan pindah?” Tanya anak laki-laki itu lagi. Youngmin kembali tak menjawab dan hanya memandang langit biru. Anak laki-laki itu kemudian pergi meninggalkan Youngmin tapi beberapa saat kemudian anak itu kembali dan sekarang dia membawa sebuah balon dan bunga.
Youngmin lalu menatap anak laki-laki itu “ berikan ini pada noona” kata anak itu sambil menyerahkan bunga dan balon yang dibawanya sedangkan Youngmin hanya menatapnya penuh kebingungan. Anak kecil itu kemudian menarik tangan Youngmin .
Kini kedua anak itu sedang berada didepan sebuah pagar, anak laki-laki itu mendorong Youngmin yang telah memegang bunga dan balon tadi sedangkan dia tetap berada diluar pagar, Youngmin berjalan gugup menuju pintu dan mematung didepan pintu. Youngmin menoleh kearah anak laki-laki tadi dan anak laki-laki itu tersenyum sambil mengatakan hwaiting. Youngmin pun tersenyum dan mengetuk pintunya.
Pintu yang Youngmin ketuk tadi sudah terbuka dan kini ada seorang anak perempuan dihadapanya, Youngmin langsung menyerahkan balon dan bunga tadi pada anak perempuan itu, anak perempuan itu tampaknya bingung “noona sampai ketemu lagi senang mengenalmu ” kata Youngmin dengan cepat dan dia langsung berlari. Namun kemudian anak perempuan itu memanggil youngmin dan membuat youngmin berhenti berlari dan kemudian menoleh kearahnya, anak perempuan itupun menghampiri Youngmin lalu memeluknya “sampai ketemu nanti Youngmin-ah kau pasti jadi pria dewasa yang tampan nanti” .
Flashback end
“noona aku sudah tumbuh dewasa dan tampan seperti yang kau bilang” guman youngmin sambil tersenyum.
*********
Minwoo
Matahari pagi mulai menyelusup dari jendela kamarnya, diapun mulai mengerjapkan kedua matanya yang tertutup dan mulai membuka kedua matanya secara perlahan dan sekarang dia bisa melihat jelas kamarnya yang bernuansa putih, dia bangun dari tempat tidurnya dan menuju jendela kamarnya. Dia buka tirai kamarnya supaya cahaya bisa leluasa masuk. lalu dia melirik sebuah foto yang ada dimeja dekat jendela dan mengambilnya, kemudian dipandangi foto itu lekat-lekat “ annyeong noona” sapanya pada foto yang sedang dia pegang itu.
Dia melirik sebuah kalender lalu dia melingkari tanggal dikalender itu ‘14 febuary’. Dia mulai duduk disebuah bangku dan ada meja besar serta beberapa barang diatasnya, dia mulai mengambil kertas lalu memotongnya dan mulai menulisinya. Setelah beberapa lama akhirnya dia selesai kemudian dia mengambil boneka jari yang berbentuk perempuan dan aki-laki lalu memasangkannya dikedua jarinya. Dia kini mengambil handycame miliknya lalu menaruhnya tepat didepannya lalu menekan tombol on.
“hello noona, apa kabarmu ?” katanya dengan riang sambil menggerak-gerakkan boneka dengan jarinya
“noona lihatlah ini!” dia mengmabil kertas yang sudah dia siapkan tadi. Disetiap kertas terdapat satu kata, kertas pertama berisi kata ‘missing’ lalu kertas dua berisi kata ‘you’ dia terus menunjukan kata yang ada dikertas itu satu persatu hingga kertas yang ke enam, dan jika semua kata-kata itu dirangkai akan menjadi kaliamat “missing you you are the biggest present in my life”.
Dia tersenyum karena berhasil membuat sebuah hadiah untuk seseorang yang dia suka dan berharap orang itu akan menyukainya dan tersentuh oleh ketulusannya.
End~~~~~~~
Mian yah banyak yang beda ma MV nya dan Mian juga kalau ff ini gak menyentuh hati kalian TT___TT aku bukan orang romantic soalnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s